Seorang teman pernah bilang, rasa sayang tidak harus jalan bareng (dalam hal ini dimaksudkan pacaran/ada status). Dengan selalu ada buat dia, memberikan sesuatu yang dia butuhkan dengan tulus walaupun bukan yang mewah atau special tapi itu adalah usaha terbaik kita untuk dia.
Kalau kata motivator hebat seperti MT pernah bilang seingat saya seperti ini 'Dua orang dibilang saling suka maka mereka berdua akan saling usaha tetapi jika hanya salah satu maka dia biasa saja'. Intinya dalam suatu hubungan selalu ada kata saling bukan individu. Jika memang ya, berati ada yang salah dari hubungan tersebut atau bisa dikatakan hanya salah satu yang menyayangi sedangkan yang satu lagi biasa saja.
Dilema ini sering terjadi ketika contohnya,
(Pembicaraan di chat HP)....A|Yang, weekend jalan yuuks?
B|Capek yang, mending maen game. Mau war nanti mlm :D
A| ooohh, yaudah deh -_-"
Case diatas contoh si A yang mengalah sedangkan si B dengan datarnya menjawab seperti itu sedangkan si A sangat ingin ketemu alias rindu berat :))) #uppsss
Case 2::
A| Sayang, qo tadi km ga ngabarin sih klo udah pulang?
B| kamu juga ga ngabariin
Case 3::
A| Makan siang bareng yuuks yang
B| Yaahh, aku udah duluan beli. Ngantuk, mau tidur ditempat sebentar
A| hemmm....yaudah aku sendiri berarti
B| Masa makan aja mesti dianterin sih....
A| #@$%&* (kesel dalam hati)
Dari beberapa case diatas sebenernya sudah dapat disimpulkan bahwa si A sangan mencintai si B sedangkan si B biasa aja alias datar.Salah satu pihak yang mencintai lebih, lebih memilih untuk mengalah ketimbang membuat konflik dan tahu hasilnya bakal sangat mengecewakan dia karena sudah ketebak pasti jawabannya
a. Yaudah
b. Terserah kamu
c. Bawel banget sih, terserah deh
d. Yaudah maunya gimana, aku kaya gini jadi sekarang terserha kamu!! --> ini udah harga mati alias mutlak terserah lo mau putus juga, seperti itu kasarnya
Karena pertimbangan jawaban-jawaban diatas makanya banyak yang memilih untuk menghindari konflik dengan mengalah dan itu nyesek (kaya iklan sesek napas yang dadanya diiket pake tali tambang).
Yaahh situasi seperti ini sih seperti bom waktu, tinggal tunggu aja seberapa tahan salah satunya antara seberapa tahan si dia mengalah terus tapi nyesek atau seberapa tahan dia jenuh dengan hubungan yang datar-datar aja padahal pasangannya udah setengah metong selalu mengalah tapi ga pernah dingertiin.
Intinya waktulah yang akan menentukan dan masing-masing pasangan menentukan cara bagaimana keluar dari situasi yang absurd itu. Gue pun belum bisa tahu bagaimana solusinya, belum nemu :p
Yaaahh kalau merasa masih bisa bertahan, coba saja bertahan sambil belajar kasih pengertian sama pasangan yang datar itu atau pasangan datar itu coba untuk membuka hati dan melihat kebaikan pasangan selama ini yang selalu diabaikan. Intinya kita ga akan tahu jawaban dari sebuah peristiwa ataupun maslah jika kita belum pernah mencoba melaluinya. Jangan sampai kita lari karena yakin benar bahwa hasilnya akan mengecewakan sedangkan itu belum pasti dan gue yakin yang seperti ini bakal penasaran seumur hidup :)))
Cheers you :*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar